Dokumentasi
Customer
Customer menyimpan informasi pembeli yang digunakan pada sales order, delivery order, customer invoice, customer payment, dan receivable report. Gunakan halaman ini untuk memahami posisi Customer dalam alur kerja harian dan data apa yang perlu disiapkan sebelum fitur dipakai.
Kenapa Dibutuhkan
Data customer menjaga konsistensi dokumen sales dan membantu melacak payment term, informasi kontak, dan receivable. Dengan alur yang konsisten, tim dapat mengurangi input ulang, menjaga data tetap rapi, dan menelusuri proses bisnis dengan lebih mudah.
Workflow
- 1Klik menu samping
Customers. - 2Cari berdasarkan kode, nama, email, atau telepon.
- 3Klik
Create. - 4Isi kode dan nama customer.
- 5Isi email, telepon, alamat, pajak, credit limit, dan payment term jika diperlukan.
- 6Atur status menjadi aktif saat customer sudah dapat digunakan.
- 7Klik
Save. - 8Gunakan
Edituntuk mengubah informasi customer. - 9Gunakan aksi status untuk mengaktifkan atau menonaktifkan customer.
- 10Jika data customer banyak, gunakan
Import CSVdari halaman Customer. - 11Download template CSV, isi data sesuai instruksi, lalu upload kembali.
- 12Periksa preview import untuk melihat jumlah row valid dan invalid.
- 13Jika sudah sesuai, konfirmasi import. Sistem hanya memasukkan row yang valid.
Contoh
Contoh penggunaan:
- Daftar customer
- Form buat customer
- Import customer dari CSV
Catatan
Catatan
- Kode customer harus unik dalam bisnis saat ini.
- Credit limit dan payment term tidak boleh negatif.
- Customer nonaktif sebaiknya tidak dipilih untuk dokumen sales baru.
- Untuk import CSV, jangan mengubah nama atau urutan header template.
- Kolom
statushanya menerimaACTIVEatauNON_ACTIVE. Jika dikosongkan, sistem memakaiACTIVE. - Kolom
credit_limitharus berupa angka, contoh0atau1000000. - Kolom
payment_term_daysharus berupa angka hari, contoh0,14, atau30. - Row yang invalid akan ditampilkan dengan alasan error dan tidak ikut diinsert.